Perencanaanusaha budi daya petelur sebagai hasil akhirnya adalah refleksi & evaluasi. apakah sesuai rencana dari awal atau tidak. tertarget atau melenceng. Jika sesuai dengan rencana awal, usaha tersebut dikatakan berhasil. jika tidak, perlu adanya evaluasi berkelanjutan mengapa tidak sesuai dari perencanaan awal. IdeDan Peluang Usaha Budidaya Unggas Petelur Nasi Penambahan alat transportasi e. Contoh perencanaan usaha budidaya unggas petelur. Pemeliharaan Ayam Ras Petelur di Kandang Baterai Titik Sudaryani Hari Santosa. Vay Nhanh Fast Money. Sarana Budidaya Dari Sebuah Unggas Petelur Budidaya unggas petelur merupakan usaha pengelolaan sumber daya hayati berupa unggas dengan tujuan untuk dipanen hasilnya. Dalam budidaya unggas petelur dibutuhkan sarana dan peralatan. Selanjutnya kamu akan mempelajari sarana dan peralatan yang dibutuhkan dalam Sarana Budidaya Dari Sebuah Unggas Petelur. Dalam budidaya unggas petelur pemilihan lokasi harus dilakukan sebaik mungkin. Lokasi yang sesuai untuk budidaya ayam petelur adalah jauh dari keramaian, mudah dijangkau untuk pemasaran, dan bersifat menetap. 1. Sarana dan Peralatan Budidaya Unggas Petelur Sarana Budidaya Dari Sebuah Unggas Petelur yang dibutuhkan dalam budidaya ayam petelur terdiri atas kandang dan perlengkapan kandang, bibit, pakan, vitamin dan obat-obatan. Kamu sudah mempelajari sarana dan peralatan yang dibutuhkan dalam budidaya unggas pada pembelajaran sebelumnya. Cobalah kamu baca lagi pelajaran tentang budidaya unggas pedaging. a. Kandang Kandang adalah kebutuhan utama dalam usaha budidaya ternak unggas. Kandang berguna untuk menjaga agar unggas peliharaan tidak berkeliaran, memudahkan pemeliharaan, seperti pemberian pakan dan obat-obatan, serta memudahkan pemanenan atau pengunmpulan hasil peternakan. Selain itu kandang juga berfungsi untuk memperoleh hasil panen yang berkualitas. Kandang yang umum digunakan pada budidaya unggas petelur adalah kandang sangkar yang dimodifikasi menjadi kandang battery. Unggas petelur biasanya dipelihara terlebih dahulu dalam kandang postal, selanjutnya dipindahkan ke kandang battery jika sudah dewasa. Biasanya kandang battery diletakan dalam bangunan kandang, jadi seolah-olah ada kandang dalam kandang. Kandang battery dapat dibuat dari kawat, kayu, atau bambu yang didisain sedemikian rupa sehingga telur dapat menggelinding keluar dari kandang battery. Biaya pembuatan kandang battery cukup besar, sedangkan keuntungan kandang battery adalah 1. Memudahkan mengambil dan mengumpulkan telur 2. Menghindarkan kerusakan telur oleh unggas 3. Memperoleh telur yang bersih dari kotoran unggas 4. Menghindari kanibalisme antarunggas b. Peralatan Kandang Selain kandang dibutuhkan juga peralatan seperti di bawah ini tempat makan, minum, dan grit. Kandang postal harus dilengkapi dengan tempat makan dan minum sehingga harus tersedia dalam jumlah yang cukup. Tempat makan dan minum pada kandang battery sudah menyatu dengan kandang yang dapat terbuat dari bambu, almunium atau bahan lainnya yang kuat, tidak bocor, dan tidak berkarat. c. Bibit Ayam Bibit ayam petelur dapat diperoleh pada penyedia bibit. Bibit ayam yang digunakan disebut DOC Day Old Chicken/ayam umur sehari. Persyaratan bibit DOC adalah 1. Anak ayam DOC berasal dari induk yang sehat 2. Bulu tampak halus dan penuh serta baik pertumbuhannya 3. Tidak terdapat kecacatan pada tubuhnya 4. Anak ayam mempunyak nafsu makan yang baik 5. Ukuran badan normal, yaitu mempunyai berat badan antara 35- 40 gram 6. Tidak ada letakan tinja di duburnya d. Pakan Pakan adalah campuran dari beberapa bahan baku pakan, baik yang sudah lengkap maupun yang masih akan dilengkapi, yang disusun secara khusus dan mengandung zat gizi yang mencukupi kebutuhan ternak untuk dapat dipergunakan sesuai dengan jenis ternaknya. Pakan dapat dibuat dari bahan-bahan hasil pertanian, perikanan, peternakan, dan hasil industri yang mengandung zat gizi dan layak dipergunakan sebagai pakan baik yang telah diolah maupun yang belum diolah. e. Obat-oabatan, Vitamin, dan Hormon Pertumbuhan Obat-obatan diberikan kepada unggas jika diperlukan, yaitu untuk yang sakit sakit. Obat-obatan yang diberikan harus disesuaikan dengan penyakit yang diderita oleh unggas. Obat juga diberikan sesuai dosis, jumlah serta waktu yang tepat. f. Peralatan Panen Peralatan panen diperlukan untuk mempermudah dan mempercepat panen. Di samping itu, peralatan panen dapat digunakan untuk mencegah telur yang dihasilkan tidak pecah dan rusak. Peralatan panen adalah wadah untuk mengumpulkan telur yang telah dipanen. 2. Teknik budidaya unggas petelur Kegiatan budidaya unggas petelur meliputi a. Penyedian Kandang Kandang dapat dibuat dari bahan-bahan sederhana yang penting dapat mencegah ternak kabur dan dapat berlindung dari hujan dan panas. Selain itu, kandang juga harus bersih. b. Penyediaan Bibit Bibit ayam dapat dibeli pada penyedia bibit. Untuk mengurangi resiko, dapat menggunakan bibit yang sudah agak besar c. Penyediaan Pakan Pakan untuk budidaya ayam kampung dapat menggunakan pelet, tapi untuk menghemat biaya pakan kamu dapat membuat pakan alternatif berbahan dedak, jagung, bungkil, dan tepung tulang. Pakan ayam kampung dibagi menjadi dua jenis yakni pakan untuk DOC dan pakan ayam dewasa. d. Pemeliharaan 1 Pemberian Pakan Pemberian pakan ayam petelur ada 2 dua fase yaitu fase starter umur 0-4 minggu dan fase finisher umur 4-6 minggu. 2 Pemberian Minum Pemberian minum pada ayam dilakukan dengan menyediakan air dalam suatu wadah. e. Panen Hasil yang dipanen dari ayam petelur adalah telur ayam. Telur dipanen 3 kali dalam sehari agar kerusakan telur yang disebabkan oleh virus dapat terhindar. Pengambilan pertama pada pagi hari antara pukul pengambilan kedua pukul dan pengambilan ketiga terakhir sambil mengecek seluruh kandang dilakukan pada pukul Hasil tambahan yang dapat dinikmati dari hasil budidaya ayam petelur adalah daging dari ayam yang telah tua afkir dan kotoran yang dapat dijual untuk dijadikan pupuk kandang. f. Pasca Panen Kegiatan pasca panen budidaya unggas petelur meliputi penyortiran dan pembersihan telur. Telur yang telah dikumpulkan langsung disortir berdasarkan ukuran dan bentuknya, yaitu telur normal dan abnormal. Telur normal adalah telur yang oval, bersih, dan kulitnya mulus serta beratnya 57,6 gram dengan volume sebesar 63 cc. Telur yang abnormal misalnya telurnya kecil atau terlalu besar, kulitnya retak atau keriting, bentuknya lonjong. Selanjutnya telur dibersih dari kotoran dan litter yang menempel dengan cara dicuci atau diamplas pelan-pelan kemudian telah siap untuk dikemas dan dipasarkan dari Sarana Budidaya Dari Sebuah Unggas Petelur. Baca Juga Mengenal apa Jenis – jenis Dari Unggas Petelur Kewirausahaan Dari Dalam Budidaya Ternak Unggas Petelur Budidaya Untuk Lebih Mencapai Ketahanan Pangan Ternak Demikian Artikel Sarana Budidaya Dari Sebuah Unggas Petelur Yang Saya Buat Semoga Bermanfaat Ya Mbloo Artikel Terkait Teknik Promosi Produk Hasil Usaha Makanan Khas Daerah Wirausaha Dari Sebuah Produk Rekayasa Untuk Sistem Teknik Makanan Dari Bahan Pangan Setengah Jadi Berbahan Baku Ikan Teknik Dari Sebuah Budidaya Ayam Unggas Pedaging Produk Dari Rekayasa Elektronika Praktis berbasis Pelanggan November 14, 2020 1 min read Budidaya merupakan usaha mempelihara hewan atau tumbuhan dari kecil sampai besar dengan tujuan memperbanyak dan menjadikannya suatu usaha dalam memperoleh keuntungan. Budidaya Hewan atau Tumbuhan selalu dimulai dari bibit atau benih sampai akhirnya menjadi besar dan cukup banyak, Sehingga nantinya bisa dipanen sesuai pada waktunya. Salah satu budidaya yang cukup menjajikan yaitu unggas. Seperti yang kita tahu bahwa unggas merupakan jenis hewan burung yang mempunyai paruh, sayap, berbulu dan berkaki seperti ayam, bebek atau unggas lainnya. Dan jika anda ingin atau akan terjun ke usaha budidaya unggas petelur, Maka anda wajib membuat perencanaan. Apa tujuannya ? yaitu agar usaha budidaya yang anda jalankan bisa mencapai keberhasilan. Perencanaan dalam usaha budidaya unggas petelur merupakan langkah awal bagi seorang pengusaha sebelum terjun atau melangkah lebih jauh ke dalam usaha budidaya. Dengan adanya perencanaan, Maka usaha yang dijalankan akan sesuai dengan rencana dan menghindari peluang kegagalan yang lebih besar. Dalam usaha budidaya unggas petelur juga ada perencanaan. Apa gunanya ? agar langkah saat terjun nanti tidak asal-asalan dan tertata dalam hal pengelolaan budidaya. Ada beberapa perencanaan yang perlu anda susun dalam membangun usaha budidaya unggas petelur. Perencanaan Usaha Budidaya Unggas Petelur Ada beberapa rencana yang perlu anda perhatikan dalam usaha budidaya unggas petelur. Walau terdengar sepele, Namun anda perlu memerhatikan ini sebelum memulai usaha. 1. Menentukan Jenis Ternak Yang Akan Dibudidaya Dalam menentukan jenis ternak, Anda harus tepat memilih jenis ternak apa yang akan dibudidaya. Memang tidak mudah karena ada beberapa kelebihan dan kekurangan dalam memelihara jenis ternak satu dengan jenis yang lain. Cara pertama yang perlu anda lakukan sebelum menentukan jenis ternak yaitu survey langsung ke pasar. Pilih jenis ternak dengan hasil/produk yang laku dipasaran. Atau anda juga bisa memilih hasil produk budidaya ternak yang mempunyai kompetitor sedikit. Dengan begitu hasil dari budidaya ternak akan bisa lebih cepat laku dan terjual cukup banyak. 2. Menentukan Lokasi Kandang Menentukan lokasi kandang cukup penting. Karena anda nantinya budidaya jenis ternak unggas cukup banyak dan mungkin akan semakin banyak. Lokasi nantinya perlu anda buat cukup luas dan jauhkan sedikit dari perumahan karena nantinya baunya cukup menyengat dan meresahkan orang sekitar lokasi kandang. Selain itu juga lokasi atau tempat harus sesuai dengan jenis unggas yang anda pilih nantinya. Mulai dari suhu, lingkungan dan kebersihan. Anda perlu mempersiapkan terlebih dahulu saat sudah beli bibit unggas ternak yang anda pilih nantinya. 3. Menentukan Skala Usaha Dalam memulai sebuah usaha pastinya usaha yang anda mulai terutama budidaya unggas petelur, Pilih skala usaha kecil guna mengurangi resiko kerugian. Saat sudah menjalankan usaha budidaya nya nanti, Anda bisa mempelajari bagaimana memperbesar skala usaha. Setelah itu coba anda analisa semua biaya yang anda keluarkan untuk usaha budidaya nantinya. Biaya yang anda keluarkan nantinya bisa saja kecil atau besar sesuai skala usaha yang anda mulai dalam budidaya unggas petelur. 100% found this document useful 11 votes10K views21 pagesOriginal Title[XII] Perencanaan Usaha Budidaya Unggas Petelur-Arrina Velicia KiranaCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 11 votes10K views21 pagesXII Perencanaan Usaha Budidaya Unggas Petelur-Arrina Velicia KiranaOriginal Title[XII] Perencanaan Usaha Budidaya Unggas Petelur-Arrina Velicia KiranaJump to Page You are on page 1of 21 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 15 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Page 19 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID qBdaLwD8GPKIVRCWZEKYIy91x7q4aJeUJIauU98U6VvnA1S_olIlTw== 100% found this document useful 2 votes3K views7 pagesOriginal TitlePerancangan dan Kegiatan Budi Daya Unggas © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 2 votes3K views7 pagesPerancangan Dan Kegiatan Budi Daya Unggas PetelurOriginal TitlePerancangan dan Kegiatan Budi Daya Unggas to Page You are on page 1of 7 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

perencanaan usaha budidaya unggas petelur